Sampah
Sungguh kasihan orang yang menyebut orang lain dengan sebutan “sampah”, karena hal itu menunjukkan bahwa orang tsb mengakui dirinya adalah sampah yang sebenarnya / sebenar-benarnya sampah.
Mungkin orang itu malu utk mengatakan, “Aku adalah sampah yang sebenarnya lho!”, makanya dia memilih jalan memutar (menyebut orang lain dengan sebutan “sampah”).
Aku ingin mengucapkan hal ini kepada orang yg berlaku sprti itu (menyebut orang lain dengan sebutan “sampah”):
Aku paham anda ingin jujur mengenai diri anda sendiri, tapi ya mbok jangan memakai jalan memutar gitu tho. Coba deh gunakan jalan yang gentle kalo mau jujur mengenai diri anda sendiri.